Berita Migas‎ > ‎

NOC Belum Siap Eksplorasi Blok Migas

NOC Belum Siap Eksplorasi Blok Migas

Selasa, 26/02/2013 - 16:37

BANDUNG, (PRLM).- Perusahaan gas dan minyak dalam negeri (NOC) belum siap untuk melakukan ekplorasi karena selama ini cenderung menjadi pengawas dalam proses Technical Assistance Contract (TAC) di blok-blok migas, ketimbang melakukan eksplorasi sendiri. Untuk itu, pengelolaan Blok Mahakam harus diserahkan kepada NOC untuk memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri baik secara teknis eksplorasi maupun tenaga ahli.

"Sebesar 48 persen dari total wilayah kerja migas di Indonesia (138.611 km2) dikelola oleh Pertamina atau mitra kerjasama.NOC yang paling siap untuk mengelola blok mahakam tidak bisa dipungkiri hanyalah Pertamina,” kata anggota Komisi VII DPR, H. Rofi Munawar, dalam pernyataannya ke "PRLM", Selasa (26/2/2013).

Berdasarkan laporan realisasi tingkat kesehatan perusahaan sepanjang tahun 2009 – 2012, Pertamina secara aspek keuangan, operasional maupun administrasi berkategori sehat dengan nilai AA menurut Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Pemerintah harus mendorong Pertamina menjadi pemain kelas dunia, dengan memberikan kesempatan yang optimal dalam mengelola blok-blok migas domestik. Di sisi lain manajemen Pertamina kinerjanya harus transparan dan akuntabilitas untuk berkompetisi sebagai national oil company yang kompeten dan mampu menjadi tulang punggung utama dalam produksi migas nasional,” katanya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengakuisisi Blok Mahakam yang akan habis masa kontraknya pada 2017. Total E&P telah mengajukan perpanjangan pengelolaan Blok Mahakam. Total telah mengelola Blok Mahakam sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Ketika kontrak pertama berakhir pada 1997, perusahaan asal Prancis itu mendapat perpanjangan kontrak selama 20 tahun hingga 2017.(A-71/A-147)***

Comments