Berita Migas‎ > ‎

Berita MIGAS: SKK MIGAS BUBAR?

SKK MIGAS BUBAR?
 
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) - Inilah.com
Oleh: Ranto Rajagukguk
ekonomi - Senin, 4 Maret 2013 | 06:05 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat Energi, Kurtubi menjelaskan, upaya pembubaran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bisa terjadi.

Kemungkinan itu bisa ,menjadi kenyataan jika lembaga ini tidak cepat memperbaiki tata kelola industri hulu minyak dan gas(migas).

Komentar ini juga menyusul koreksi sejumlah proyek yang mangkrak oleh SKK Migas di awal 2013. "Ini kalau lifting saja terus turun bisa jadi mereka dibubarkan lagi," kata Kurtubi akhir pekan ini.

Lifting minyak yang terus turun dianggap telah mencederai upaya pemerintah dalam menggenjot produksi minyak di tahun ini. Padahal jika lifting membaik maka potensi impor minyak juga diprediksi akan menurun. "Ini menandakan bahwa SKK Migasmemang bukan jawaban terhadap sistem tata kelola yang tepat di industri migas nasional," katanya.

Sebelumnya, SKK Migas menyampaikan realisasi penunjang proyek di sektor migas banyak mengalami kendala dari target patokan awal sehingga masih ada sejumlah proyek yang tidak bisa dijalankan sesuai proyeksi.

Kepala Humas SKK Migas, Elan Biantoro menuturkan, data hingga 22 Februari 2012, realisasi proyek seismik 2D dalam menentukan cadang migas di sejumlah daerah hanya tercapai 228 kilo meter persegi (km2) dari target awal yang mencapai 1250 km2, atau berkisar 18%.

Adapun sumur eksplorasi dari 21 proyek hanya 10 sumur yang mampu direalisasikan atau sekitar 47,6%. Sementara sumur pengembangan terelasasi 100 sumur atau mencapai 69,4% dari target awal 144 sumur.

Untuk perawatan sumur, Elan menyebutkan proyek ini hanya terealisasi sebesar 1250 sumur, atau tercapai 51% dari target awal yang mencapai 2470 sumur. Adapun kegiatan workover atau kerja ulang memindahkan lapisan terealisasi 88 pekerjaan dari target awal 190 pekerjaan.

"Masih banyak yang melenceng sesuai target. Kami transparan saja. Karena memang hambatannya sendiri lebih ke non teknis," kata Elan. [jin]

Comments